Mahasiswa KKN UMMI Peta Jalur Kebencanaan Desa Tarisi

Bagikan
13 Agustus 2026 | Author : Aulia Fatimah Sari
Foto: Foto : Istimewa
Mahasiswa KKN UMMI Kelompok VIII bersama P2BK Warungkiara dan Pemerintah Desa Tarisi melakukan pemetaan potensi bencana untuk menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul masyarakat.
SUKABUMI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Kelompok VIII melakukan pemetaan potensi bencana di Desa Tarisi, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara mahasiswa, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Warungkiara, serta Pemerintah Desa Tarisi. Pemetaan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mempersiapkan pemetaan kawasan rawan bencana sekaligus menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul yang dapat digunakan masyarakat ketika terjadi keadaan darurat.

Fokus kebencanaan dipilih karena wilayah Kecamatan Warungkiara memiliki potensi bencana, termasuk tanah longsor dan banjir. Proses pemetaan dilakukan melalui observasi wilayah, koordinasi dengan pemerintah setempat, serta analisis spasial menggunakan Geographic Information System (GIS).

Ketua KKN Sinergi UMMI, Indika Nugraha, menjelaskan bahwa pemanfaatan GIS membantu mahasiswa dalam mengidentifikasi wilayah yang memiliki potensi terdampak bencana. Hasil pemetaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali kawasan yang perlu diwaspadai, terutama ketika memasuki musim hujan.

Peta kebencanaan yang telah dibuat nantinya akan ditempatkan di Kantor Desa Tarisi. Sementara itu, penanda jalur evakuasi dan titik kumpul akan dipasang di sejumlah lokasi strategis berdasarkan hasil analisis pemetaan.

Kepala Desa Tarisi, Sutendi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan peta kebencanaan dapat membantu masyarakat memahami kondisi wilayah sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana.

Petugas P2BK Warungkiara, Yudi Ridwan, juga menilai pemetaan tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui area yang berpotensi berbahaya maupun lokasi yang relatif aman ketika terjadi kondisi darurat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMMI tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga turut mendorong peningkatan kesiapsiagaan kebencanaan di tingkat desa.

Editor : Aulia Fatimah Sari
Baca Juga
• Mahasiswa KKN UMMI Peta Jalur Kebencanaan Desa Tarisi
• 32 Paskibraka Kabupaten Sukabumi Jalani Diklat
• 3.100 Mahasiswa Ikuti KKN Tematik GRADASI 2026, Diterjunkan ke 80 Desa di Sukabumi
• 32 Pramuka Kota Sukabumi Dilepas ke Jambore Nasional XII 2026
#kabarsukabumi #sukabumi #kabupatensukabumi #warungkiara #desatarisi #ummi #kknummi #kkn2026 #kebenc
Kabarsukabumi.com adalah portal berita dan informasi Sukabumi yang menyajikan berita terbaru seputar peristiwa, pemerintahan, ekonomi, bisnis, pendidikan, kesehatan, olahraga, teknologi, dan gaya hidup secara cepat, akurat, dan terpercaya.
2026 KabarSukabumi.com, All Right Reserved